BANDA ACEH – Yayasan Pembangunan Ummat Islam (YPUI) Banda Aceh menggelar upacara pelepasan dan peusijuek (tepung tawar) bagi 10 orang Calon Jamaah Haji (CJH) yang tergabung dalam keluarga besar yayasan. Prosesi yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Perpustakaan MTs YPUI, Senin (27/4/2026).
Sepuluh jamaah yang dilepas terdiri dari lima pasangan, yakni Drs. Aminto beserta istri (MTs YPUI), Dra. Sakdiah beserta suami (MTs YPUI), Syarifah Fauziah Sukma, S.Pd. beserta suami (MTs YPUI), Khairani, S.Pd. beserta putra kandungnya (Pengawas Madrasah Kemenag Kota Banda Aceh), dan Nurbaiti, S.Pd. beserta suami (SMP YPUI).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Rizki Rahimullah, S.HI., dan jajaran penguris, Pimpinan Dayah Ustaz Lukmanul Hidayat, Kepala MTs YPUI Mahdi, S.Ag., serta Kepala SMP YPUI Yenni, S.Pd. Hadir pula perwakilan pimpinan Madrasah Aliyah (MA) yang diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan, serta jajaran dewan guru.
Dalam kesempatan tersebut, Tgk. Muhammad Umar (Tgk. Jiem) memberikan tausiah singkat sekaligus memimpin doa keberangkatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran dan kesehatan selama menjalankan rukun Islam kelima di tanah suci.
Ketua Bidang Pendidikan YPUI, Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah.
"Semoga menjadi haji mabrur. Selamat menjalankan ibadah dan kami mendoakan agar kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat," ujar Samsul Bahri di sela-sela acara.
Secara teknis, para jamaah ini dijadwalkan akan bertolak melalui Embarkasi Banda Aceh (BTJ) pada awal Mei mendatang. Tradisi peusijuek ini sendiri merupakan bagian dari penguatan ikatan kekeluargaan di lingkungan YPUI, sekaligus bentuk dukungan moral bagi para guru dan tenaga kependidikan yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Kegiatan ditutup dengan bersalam-salaman antara jajaran pengurus yayasan, dewan guru, dan para calon jamaah haji sebagai simbol restu dan doa bersama.