BANDA ACEH – Sebanyak 60 persen siswa Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum YPUI Banda Aceh berhasil menempati kategori Istimewa dan Baik hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025.
Pada kelompok tertinggi, sejumlah siswa mencatatkan nilai di atas 80 (Istimewa) yang didominasi oleh rumpun bahasa dan sosial. Capaian signifikan diraih oleh Cut Alya Faizatullija dengan nilai 92.29 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, disusul oleh Naila Amalia Ziah (86.46) dan Muhammad Ikram Al-Ghazi (83.94) pada bidang Bahasa Arab. Selain itu, kategori Sangat Baik juga diisi oleh capaian kuat pada mata pelajaran Geografi dan Sejarah yang melampaui angka 80.
Di sisi lain, mata pelajaran rumpun IPA yang selama ini dikesankan memiliki tingkat kesulitan tinggi, tetap menjadi pilihan favorit siswa. Tercatat sebanyak 41 siswa memilih mata pelajaran rumpu IPA (Fisika, Matematika Lanjut, dan Kimia) sebagai bidang peminatan utama mereka.
Data menunjukkan bahwa pada kelompok eksakta ini, kemampuan siswa terkonsentrasi pada kategori Memadai. Di bidang Fisika, nilai tertinggi dicatatkan oleh M. Sultan Farelyan (54.25), sementara pada Matematika Lanjut, Ahmad Naufal memimpin dengan nilai 52.42. Rata-rata nilai pada kelompok ini berada di rentang yang kompetitif, menunjukkan daya serap siswa yang cukup stabil terhadap materi hitungan dan logika. Pihak madrasah menilai capaian di level memadai ini merupakan fondasi penting untuk pengembangan kompetensi sains di masa mendatang.
Hasil TKA 2025 ini mendapat apresiasi langsung dari jajaran pimpinan YPUI Banda Aceh. Pihak yayasan menyatakan bahwa keberhasilan 60 persen siswa berada di kategori atas merupakan indikator efektivitas proses belajar mengajar. Pimpinan YPUI juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, terutama bagi siswa di kelompok memadai pada mata pelajaran eksakta, agar dapat terus meningkatkan capaian akademiknya secara bertahap.