Rabu, 07 Januari 2026

MA Darul Ulum Banda Aceh Gelar Rapat Persiapan Semester Genap 2025/2026

BANDA ACEH – Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Banda Aceh menggelar rapat dinas strategis dalam rangka persiapan memasuki Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (8/1). Rapat yang berlangsung di Ruang Pustaka ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Mariani, S.Ag., M.A., dengan fokus utama pada penguatan kedisiplinan siswa dan peningkatan profesionalisme tenaga pendidik.

Dalam arahannya, Mariani menegaskan bahwa jadwal mengajar telah disahkan dan seluruh administrasi guru harus rampung sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai. Selain kesiapan akademik, madrasah juga memberikan perhatian serius pada aspek karakter dengan memperketat aturan disiplin, termasuk larangan penggunaan handphone (HP) di lingkungan madrasah guna menjaga fokus belajar siswa.

“Kita ingin semester baru ini diawali dengan komitmen yang bersih. Penanganan siswa bermasalah dan kendala kedisiplinan dari semester ganjil harus dituntaskan oleh wali kelas dan Guru BK sebelum pekan kedua KBM,” tegas Mariani.

Sebagai bentuk motivasi, madrasah juga mematangkan persiapan "Madu Award" (Madrasah Darul Ulum Award). Seremoni apresiasi ini akan digelar pada hari pertama masuk sekolah untuk memberikan penghargaan bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Di saat yang sama, proses regenerasi kepemimpinan melalui pemilihan pengurus OSIM baru juga mulai dipersiapkan dengan melibatkan rekam jejak kepemimpinan dari guru BK.

Untuk menunjang kualitas pengajaran, rapat tersebut secara resmi menyepakati pembentukan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat madrasah. Wadah ini diproyeksikan sebagai tempat inovasi guru dalam mengembangkan metode belajar. Selain itu, pimpinan madrasah juga mengagendakan pelaksanaan supervisi madrasah secara berkala untuk menjamin standar mutu pembelajaran tetap terjaga.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi seluruh civitas akademika MA Darul Ulum Banda Aceh di bawah naungan Yayasan Pembangunan Umat Islam (YPUI) dalam menghadapi tantangan pendidikan.