Selasa, 05 Mei 2026

Kakankemenag Banda Aceh Lantik Pengurus MGMP MA 2026-2029, Tekankan Inovasi Digital dan Integritas


BANDA ACEH – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd., M.Ag., resmi melantik jajaran pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kota Banda Aceh periode 2026-2029. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Kemenag Kota Banda Aceh, Senin (4/5/2026).

Pelantikan tersebut menetapkan struktur baru berdasarkan SK Nomor 154 Tahun 2026. Dalam komposisi pengurus ini, tiga tenaga pendidik dari MAS Darul Ulum YPUI Banda Aceh dipercayakan mengemban amanah pada posisi strategis, yakni Nailaturrahmi, S.Pd.I. (Bendahara), Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd. (Koordinator MGMP Fisika), dan Marlita, S.Ag. (Koordinator MGMP Bahasa Inggris) .

Dalam arahannya, H. Salman menekankan bahwa ruh pendidikan sejati terletak pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Ia menjelaskan bahwa KBC bukan sekadar konsep akademik, melainkan instalasi nilai pengorbanan dan keikhlasan antar sesama yang harus tertanam kuat dalam benak setiap pendidik.

"Pendidikan yang bernas adalah yang mengedepankan cinta. Di dalamnya ada pengorbanan dan keikhlasan yang telah diinstal ke dalam jiwa kita untuk memanusiakan siswa," ujar Salman di hadapan para pengurus.

Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi langsung dilanjutkan dengan Seminar Pendidikan yang terbagi dalam tiga sesi. Dr. Fajran Zain, M.A. mengisi sesi pertama dengan topik ekosistem madrasah unggul, disusul Khairul Amin, S.Sos., M.Sos. pada sesi kedua mengenai integritas sosial, dan ditutup oleh pembekalan manajerial oleh Kakankemenag pada sesi ketiga.

Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengurus MGMP MA Kota Banda Aceh untuk mentransformasi madrasah menjadi institusi yang tidak hanya unggul secara digital, tetapi juga kaya akan nilai-nilai spiritualitas yang rasional dan humanis.