Senin, 01 Desember 2025

MA Darul Ulum YPUI Banda Aceh Tetap Gelar PAS ganjil 2025/2026 di Tengah Darurat Bencana Hidrologi Aceh

Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum YPUI Banda Aceh Tetap melaksanakan  Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian berlangsung di tengah kondisi darurat bencana hidrologi yang melanda sejumlah daerah di Aceh. Kelancaran pelaksaan PAS lokasi madrasah yang berada di Banda Aceh dan tidak terdampak langsung oleh bencana, memungkinkan kegiatan akademik berjalan normal bagi siswa yang tinggal di kompleks madrasah. PAS ini diselenggarakan sejak 26 November 2025 hingga 4 Desember 2025. 

Pelaksanaan ujian diwarnai oleh tantangan teknis dan psikologis. Secara teknis, ujian terganggu oleh masalah listrik dan air bersih akibat pemadaman bergilir, imbas dari tumbangnya tower listrik interkoneksi yang menyuplai daya ke Banda Aceh. Secara psikologis, beberapa keluarga siswa dari daerah terdampak bencana mengalami isolasi akibat kerusakan infrastruktur akibat longsor dan terputusnya jembatan.

Kepala Madrasah, Ibu Mariani, menyatakan, pihaknya terus memberikan penguatan psikososial dan dorongan agar para siswa dapat fokus menyelesaikan ujian di tengah situasi tersebut. Untuk mendukung kondisi mental siswa, pihak madrasah menyediakan fasilitas komunikasi khusus agar siswa dapat memantau kondisi orang tua/wali murid di daerah terdampak.

Ketua Panitia PAS, Nailaiturrahmi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses ini. "Ujian tetap dapat terlaksana dengan baik, meski dihadapkan pada kendala listrik dan air. Ini menunjukkan kedisiplinan dan adaptabilitas seluruh siswa dan dewan guru," ujarnya.

Keberhasilan pelaksanaan PAS ini turut mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pihak yayasan. Ketua Bidang Pendidikan YPUI sekaligus Humas MA Darul Ulum YPUI Banda Aceh, Samsul Bahri mengapresiasi kerja keras para guru dan ketenangan siswa dalam menghadapi ujian. PAS dapat berjalan lancar karena MA Darul Ulum berada di lokasi yang tidak terdampak. Ini adalah bukti komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah situasi darurat."