BANDA ACEH – Sebanyak 66 persen siswa MAS Darul Ulum YPUI Banda Aceh berhasil mencatatkan nilai di atas rata-rata TKA tahun 2025. Data terbaru menunjukkan dominasi kuat pada kategori Istimewa, Sangat Baik, dan Baik dalam pemetaan kompetensi akhir tahun ini.
Capaian Literasi
Kelompok prestasi puncak (Istimewa dan Sangat Baik) mencakup 20 persen dari total peserta. Cut Alya Faizatullija memimpin dengan nilai 92.29 pada mapel Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, disusul Naila Amalia Ziah (86.46) dan Muhammad Ikram Al-Ghazi pada Bahasa Arab (83.94). Keberhasilan ini mengukuhkan keunggulan madrasah dalam penguasaan literasi bahasa dan analisis sosial.
Stabilitas Nilai Kolektif
Kategori
Baik menjadi kontributor terbesar dengan porsi
46 persen (54 siswa). Kelompok ini menunjukkan stabilitas kualitas pengajaran madrasah yang merata, di mana mayoritas siswa mampu melampaui standar kompetensi yang ditetapkan secara konsisten.
Dinamika Rumpun IPA (Eksakta)
Di sektor eksakta, mata pelajaran Fisika, Matematika Lanjut, dan Kimia tetap menjadi pilihan utama bagi puluhan siswa meski memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Berdasarkan hasil tes:
Fisika & Matematika: Tercatat sebanyak 22 persen siswa menempati kategori Memadai, dengan performa menonjol dari M. Sultan Farelyan (54.25) dan Ahmad Naufal (52.42).
Ketangguhan Siswa: Meski dikesankan sulit, rata-rata nilai di kategori memadai ini menunjukkan daya serap siswa yang kompetitif terhadap materi hitungan.
Strategi Penguatan: Madrasah kini memfokuskan program pengayaan untuk mengonversi nilai di kategori memadai agar naik ke level baik pada periode mendatang.
Komitmen Madrasah
Kepala MAS Darul Ulum, Mariani, S.Ag., MA., menegaskan bahwa hasil TKA 2025 ini akan menjadi acuan evaluasi kurikulum. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi hasil di rumpun IPA tanpa mengurangi kualitas di sektor bahasa dan sosial yang telah meraih predikat istimewa.